Lompat ke isi utama

Berita

Hadiri Seminar Nasional DKPP RI, Bawaslu Sigi Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Pemilu.

.

Palu – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sigi menghadiri Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia dengan mengusung tema “Integritas Penyelenggara Pemilu dan Masa Depan Demokrasi Indonesia”. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi serta meningkatkan profesionalisme antar lembaga penyelenggara pemilu di Indonesia.

/

Seminar tersebut tidak hanya menjadi ajang diskusi akademik, tetapi juga ruang edukatif yang menghadirkan pemahaman komprehensif mengenai ekosistem penyelenggaraan pemilu, khususnya bagi kalangan mahasiswa sebagai generasi penerus demokrasi. Melalui forum ini, peserta diajak untuk memahami secara utuh peran, fungsi, serta tanggung jawab lembaga penyelenggara pemilu dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Dalam pemaparannya, seminar ini mengangkat sejumlah poin strategis yang menjadi fokus utama pembahasan.

Pertama, edukasi kelembagaan kepada mahasiswa. Pada sesi awal, peserta diberikan pengenalan mendalam mengenai tiga lembaga utama penyelenggara pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, dan DKPP. Penjelasan ini menekankan pentingnya pemahaman terhadap pembagian tugas dan fungsi masing-masing lembaga agar mahasiswa dapat melihat secara utuh proses demokrasi yang berjalan sesuai dengan regulasi.

Kedua, dasar hukum dan pedoman Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP). Peserta dibekali dengan pemahaman mengenai landasan hukum dalam penegakan kode etik, termasuk prinsip-prinsip yang harus dijunjung tinggi oleh setiap penyelenggara pemilu. Materi ini menegaskan bahwa setiap tindakan dan keputusan harus berpijak pada aturan hukum yang berlaku guna menjaga integritas serta kepercayaan publik.

Ketiga, tugas, fungsi, dan kode etik DKPP. Dalam sesi ini, DKPP memaparkan secara rinci perannya sebagai lembaga yang menjaga kehormatan penyelenggara pemilu. Penjelasan mencakup mekanisme pengawasan serta upaya pencegahan terhadap pelanggaran etik, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Keempat, penegakan etik dan peran strategis DKPP. Pembahasan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai prosedur penanganan pelanggaran kode etik, mulai dari proses pengaduan hingga penjatuhan sanksi. Selain itu, disoroti pula peran tim seleksi dalam memastikan bahwa penyelenggara pemilu yang terpilih memiliki integritas, kapasitas, dan profesionalitas yang memadai.

.

Melalui kegiatan ini, DKPP menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang demokratis sangat bergantung pada integritas penyelenggaranya. Oleh karena itu, penguatan etika dan moralitas menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemilu yang berkeadilan, transparan, dan akuntabel.

Partisipasi Bawaslu Kabupaten Sigi dalam seminar ini mencerminkan komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan serta memperkuat peran pengawasan dalam menjaga kualitas demokrasi. Diharapkan, melalui sinergi antara penyelenggara pemilu, akademisi, dan mahasiswa, akan terbangun kesepahaman kolektif dalam mendukung terwujudnya sistem demokrasi yang berintegritas dan berkelanjutan di Indonesia.

.

Penulis dan Foto: A.A.Lasenggo