Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Sigi Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), Dorong Generasi Muda Kawal Demokrasi

.

Sigi, 23 Mei 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sigi menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) melalui Zoom Meeting pada Sabtu (23/5/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan meningkatkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WITA dan diikuti sebanyak 40 peserta dari unsur pelajar tingkat SMA, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta komunitas pemuda di Kabupaten Sigi.

Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) merupakan program resmi Badan Pengawas Pemilihan Umum yang bertujuan mengajak masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi dan pengawasan pemilu. Program ini difokuskan pada peningkatan kesadaran publik mengenai pentingnya pemilu yang bersih, jujur, dan berintegritas, sekaligus membentuk kader-kader pengawas partisipatif yang mampu menjadi “mata dan telinga rakyat” dalam mencegah berbagai potensi pelanggaran pemilu, termasuk politik uang dan praktik-praktik yang mencederai demokrasi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Bawaslu Kabupaten Sigi, Steny Mariny Pettalolo, bersama Anggota Bawaslu Kabupaten Sigi, Hairil dan Hisbullah, serta didampingi jajaran sekretariat dan kepala subbagian di lingkungan Bawaslu Kabupaten Sigi.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Steny Mariny Pettalolo menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia. Menurutnya, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Anak muda memiliki peran besar dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga menjadi bagian dari partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menerima berbagai materi terkait pengawasan partisipatif, etika demokrasi, penguatan literasi kepemiluan, hingga strategi komunikasi publik di era digital. Diskusi interaktif yang berlangsung sepanjang kegiatan juga memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, serta tantangan generasi muda dalam memahami proses demokrasi dan pengawasan pemilu.

Dalam sesi pemaparan materi, Anggota Bawaslu Kabupaten Sigi Hairil dan Hisbullah menekankan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat, khususnya pelajar, mahasiswa, serta organisasi kepemudaan. Mereka menilai keterlibatan generasi muda menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan demokrasi yang sehat, transparan, dan berintegritas.

Pelaksanaan kegiatan secara virtual melalui Zoom Meeting dinilai efektif dalam memperluas akses pendidikan demokrasi serta memperkuat komunikasi antar peserta tanpa terbatas ruang dan waktu. Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan tersebut juga menjadi wadah membangun jejaring dan memperkuat semangat pengawasan demokrasi berbasis partisipasi masyarakat.

Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) kemudian ditutup secara resmi oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Sigi, Hairil. Dalam penutupannya, ia mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai dan berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan masing-masing sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kualitas demokrasi.

Melalui kegiatan ini, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sigi kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang pendidikan demokrasi yang inklusif, adaptif, dan kolaboratif guna mendorong keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal proses demokrasi yang berintegritas.

Penulis: A.A.Lasenggo